Kondisi korban yang ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa (Ist)
Kondisi korban yang ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa (Ist)

Di tengah wabah Covid 19 yang merajalela dan menjadi momok mengerikan saat ini, Minggu Malam (29/3/2020) sekitar pukul 19.30 wib, warga Perum Bukit Cemara Tidar, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dikejutkan dengan salah seorang warganya yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya.

Kapolsek Sukun, AKP Suyoto, membenarkan adanya temuan warga yang meninggal di dalam kamar rumahnya. Korban bernama Totok Sri Wahyudi (43) seorang karyawan swasta yang bertempat tinggal di Perum Bukit Cemara Tidar E2/4 Rt. 04 Rw. 09, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Awal penemuan korban, bermula dari kecurigaan dari sang ibu. Saat itu, usai salat zuhur dari masjid, sekitar pukul 13.00 WIB korban mengeluh tidak enak badan kepada sang ibu. Setelah itu, korban lantas masuk kamar untuk beristirahat dan mengunci pintu kamar dari dalam.

Sekitar pukul 15.00 WIB, ibu korban berniat membangunkan korban. Namun setelah dipanggil dan diketuk beberapa kali, korban tak kunjung merespon panggilan sang ibu. 

Dari situ, khawatir terjadi sesuatu, lantas sang ibu kemudian menelpon kakak korban untuk mengecek kondisi korban.

Kemudian setelah malamnya, kakak korban yang datang kemudian meminta bantuan tukang kunci untuk membuka kamar korban. Begitu tukang kunci datang dan langsung membuka kunci pintu, di situ korban terlihat tidur terlentang dengan menggunakan celana pendek biru dan kaos putih.

Badan korban saat itu juga dalam kondisi membiru pada beberapa bagian. Saat dicek, kondisi korban ternyata sudah dalam keadaan tak bernyawa.

"Dari keterangan pihak keluarga, bahwa korban mempunyai riwayat epilepsi sekitar dua tahun yang lalu dan sering kambuh. Pada saat kambuh korban sering jatuh," ungkap Suyoto

Pihaknya juga menjelaskan, jika kuat dugaan korban meninggal akibat sakit yang ia derita. Sebab, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.