Kemenkes Tetapkan Jatim KLB Hepatitis A, Kota Malang Dipastikan Nihil

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Supranoto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Supranoto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

SUMENEPTIMES, MALANG – Wabah penyakit Hepatitis A yang melanda di Kabupaten Pacitan Jawa Timur menjadikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan status penyakit sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Lantaran, dalam kurun waktu kurang lebih sebulan telah ditemukan 975 orang dari 8 kecamatan yang terjangkit virus Hepatitis A tersebut. 

Padahal kawasan ini sebelumnya tidak pernah memiliki catatan wabah tersebut. 

Karenanya status KLB juga ditetapkan dalam kurun waktu selama 2 bulan kedepan.

Kejadian tersebut juga ditanggapi oleh Dinas Kesehatan Kota Malang. 

Pasalnya, hingga saat ini wilayah yang juga disebut kota pendidikan ini masih nihil dari penyakit Hepatitis A ini.

"Di Kota Malang nihil, sampai saat ini data yang ada di Dinkes belum ada kasus penyakit Hepatitis A," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Supranoto saat ditemui MalangTIMES, Selasa (9/7).

Meski begitu, bukan berarti Dinkes Kota Malang tidak melakukan upaya pencegahan. 

Menurut dia, sosialisasi terkait penyakit Hepatitis A juga telah diterapkan di masyarakat melalui tim promosi kesehatan (promkes) di masing - masing wilayah yang ada di Kota Malang.

"Untuk penanganannya kita sudah memberikan sosialisasi pada seluruh masyarakat, hal itu juga untuk mengetahui penyebaran penyakit Hepatitis khususnya A. Kemudian promkes juga telah membuat Leaflet yang berisi informasi pencegahan dan disebarkan di masing - masing wilayah," imbuhnya.

Gejala awal Hepatitis A yang harus diwaspadai oleh masyarakat, diantaranya badan akan terasa panas, lesu dan lemah. 

Hal yang signifikan dipastikan sebagai tanda yakni bagian mata nerwarna kuning.

Karenanya, pihaknya mengimbau jika menemui gejala yang tersebut untuk segera mengunjungi fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan lebih lanjut. 

"Harus mencari fasilitas kesehatan khususnya yang ada dokternya ya. Karena kalau ini tanda pastinya kelihatan berarti harus segera mendapat penanganan untuk manajemen terapi hepatitisnya," pungkas dia.

Pewarta : Arifina Cahyati Firdausi
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sumeneptimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sumeneptimes.com | marketing[at]sumeneptimes.com
Top