Kekompakan Dua Pemuda Bandulan Mengantarkannya ke Sel

Kedua pelaku yang diamankan petugas (Satreskoba)
Kedua pelaku yang diamankan petugas (Satreskoba)

SUMENEPTIMES, MALANG – Dua pemuda asal Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jimmy (18) dan Fanny (18) kekompakannya tak patut dicontoh. 

Sebab, kekompakan pemuda yang berprofesi sebagai sopir dan juga kuli bangunan ini kompak dalam hal negatif.

Kekompakan keduanya juga harus mengantarkannya ke sel berisi besi Polres Malang Kota, dimana tak tanggung-tanggung mereka terancam kurungan minimal empat tahun penjara.

Pantas saja, sebab kedua kompak akan melakukan pesta ubas alias sabu-sabu. 

Keduanya ditangkap petugas setelah petugas mendapatkan infromasi jika keduanya pemain sabu. 

Mereka ditangkap di kawasan Jl LA Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada 31 Mei 2019.

Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Samsul Hidayat menjelaskan saat keduanya ditangkap, memang ditemukan barang bukti sabu sehingga dari situ, keduanya tidak bisa menggelak.

"Dari tangan keduanya, ditemukan dua paket sabu yang disimpan dalam saku, beratnya 0,78 gram," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan sampai saat ini (12/6/2019), keduanya masih terus menjalani pemeriksaan untuk mengetahui pasti dari mana barang haram tersebut didapat.

"Pengembangan terus dilakukan, apakah barang dipakai sendiri atau dijual lagi masih terus diselidiki,"  jelasnya. 

Sementara itu, pasalnya mengancam kedua pelaku yakni Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun," pungkasnya.

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sumeneptimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sumeneptimes.com | marketing[at]sumeneptimes.com
Top