Dua Wilayah di Indonesia Ini Paling Diminati Transmigran Asal Blitar

Ilustrasi.(Foto : Tribunnews)
Ilustrasi.(Foto : Tribunnews)

SUMENEPTIMES, BLITAR – Provinsi Kalimantan Utara dan Sulawesi Selatan masih menjadi daerah favorit para transmigran asal Kabupaten Blitar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, Haris Susianto menerangkan, Kabupaten Bulungan, Kecamatan Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah dan Kabupaten Raimuna, Sulawesi Tenggara menjadi tiga daerah transmigrasi yang menjadi daerah yang diminati transmigran Kabupaten Blitar.

"Tahun ini Kabupaten Blitar mendapat tiga daerah tujuan (transmigran), yaitu UPT Janja di Toli-Toli Sulawesi Tengah, kemudian Tanjung Selor di Kalimantan Utara, kemudian di Raimuna Sulawesi Tenggara," jelas Haris  kepada awak media di kantor Local Education Center (LEC) Garum, Rabu (12/06/2019).

Diterangkannya, program Transmigrasi sebetulnya merupakan program pemerintah pusat sekaligus pemerintah provinsi, dalam rangka meningkatkan taraf sosial dan ekonomi masyarakat. 

Pemerintah pusat memberikan amanat kepada daerah Kabupaten/Kota di Indonesia untuk memenuhi pagu transmigran yang disediakan pemerintah pusat.

"Sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014 itu terkait dengan urusan transmigrasi, merupakan urusan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Kabupaten atau Kota, tinggal memfasilitasi. Namun, minat dari masyarakat terkait transmigrasi masih tinggi. Minat ini pengertianya mereka yang benar-benar mempunyai komitmen dan kesungguhan bertransmigrasi untuk mengembangkan kesejahteraan," papar Haris.

Kata Haris, perihal minat dan kapasitas masyarakat terhadap transmigrasi, akan menjadi atensi Disnaker Pemkab Blitar untuk lebih diintesifkan melalui sosialisasi-sosialisasi transmigrasi. 

Itu dilakukan, lanjut dia, dalam rangka pendekatan kepada calon transmigran yang benar-benar bisa mengoptimalkan kepentingan transmigrasi dalam rangka meningkatkan derajat ekonomi.

Untuk tahun 2019, sambung Haris, Disnaker Pemkab Blitar memberangkatkan transmigran sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK). 

Ada peningkatan jumlah transmigran Kabupaten Blitar, jika dibandingkan dengan tahun 2018 kemarin, Disnaker Pemkab Blitar hanya memberangkatkan sebanyak 2 KK.

"Jadi transmigran itu nanti oleh pemerintah disediakan lahan untuk kegiatan pertanian sebagai wahana usaha ketika bertransimigrasi," paparnya.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sumeneptimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sumeneptimes.com | marketing[at]sumeneptimes.com
Top