Lagi, Diduga Depresi Warga Dampit Gantung Diri

Ilustrasi jenazah korban saat dievakuasi tim medis, Kecamatan Dampit (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Ilustrasi jenazah korban saat dievakuasi tim medis, Kecamatan Dampit (Foto : Dokumen MalangTIMES)

SUMENEPTIMES, MALANG – Peristiwa bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Malang. Kali ini warga Jalan Semeru Selatan, Kelurahan/Kecamatan Dampit, yang melakukan aksi gantung diri, Rabu (22/5/2019).

Diperoleh keterangan, identitas korban yang nekat mengakhiri hidupnya tersebut diketahui bernama Jumadi warga Dusun Kedawung, Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit. “Korban ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam kamarnya,” kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, Kamis (23/5/2019) kepada malangtimes.com. 

Petugas kepolisian yang mendapat laporan, seketika bergegas ke lokasi kejadian. Selain anggota Mapolsek Dampit, anggota medis dari puskesmas setempat juga diterjunkan ke lokasi.

“Diduga kuat, korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi. Hal ini dikuatkan dengan keterangan tim medis,yang tidak ditemukan adanya luka bekas penganiayaan di tubuh korban,” sambung Ainun, kepada MalangTIMES.com.

Selain itu, dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) serta keterangan berbagai saksi yang dihimpun petugas, juga menguatkan jika kematian korban, murni karena bunuh diri. “Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, serta bersedia membuat surat pernyataan jika kematian korban murni karena musibah,” terang perwira polisi dengan tiga balok di bahu ini.

Diperoleh keterangan, insiden memilukan tersebut diketahui pertama kali oleh Sugeng Wahyudi. Semula saksi yang saat itu hendak membangunkan korban, untuk menyantap makan sahur. Berupaya mengetuk pintu kamar Jumadi selama beberapa kali.

Bukannya keluar, upaya yang dilakukan saksi justru tidak mendapat jawaban dan respons dari Jumadi. “Dari keterangannya, saksi sempat menduga jika korban kecapekan. Sehingga tidak menjawab dan membuka pintu kamar. Namun hingga pagi harinya, korban tak kunjung keluar dari kamar,” imbuh Ainun.

Mengetahui hal ini, saksi akhirnya mengabarkan kepada pihak keluarga lainnya. Merasa ada yang tidak wajar, pintu kamar korban akhirnya dibuka secara paksa dengan cara mendobraknya. Saat itu, baru diketahui jika korban ternyata sudah meninggal dunia dengan kondisi leher yang terjerat dengan seutas tali.

Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke perangkat desa setempat, sebelum akhirnya dilanjutkan ke Mapolsek Dampit. “Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutup mantan Kasat Binmas Polres Malang ini.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sumeneptimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sumeneptimes.com | marketing[at]sumeneptimes.com
Top