Tahun 2018, Tujuh TKI Lumajang Meninggal Di Malaysia, Semuanya Illegal

Drs. Suharwoko M.Si Kepala Disnaker Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Drs. Suharwoko M.Si Kepala Disnaker Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

SUMENEPTIMES, LUMAJANG – Kejadian meninggalnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lumajang di Malaysia diakui Dinas Tenaga Kerja Lumajang, Drs. Suharwoko M.Si memang cukup sering terjadi. Pada tahun 2018 lalu, tercatat 7 TKI asal Lumajang meninggal di Malaysia. 3 orang dimakamkan di Malaysia, sedangkan 4 lainnya jenazahnya dipulangkan ke Lumajang.

Dari 7 TKI yang meninggal tersebut, seluruhnya berangkat secara illegal dan proses pemulangannya dilakukan sendiri oleh pihak keluarga dibantu oleh majikan tempatnya bekerja dan bantuan dari sesama TKI yang ada di Malaysia.

“Tahun 2018 itu ada 7. Hanya empat yang dipulangkan karena mendapatkan bantuan dari majikannya. Kemudian ada yang dibantu oleh teman-temannya sesama TKI atau atas biaya dari keluarga sendiri. Sedangkan 3 TKI lainnya langsung dimakamkan di Malaysia,” jelas Kepala Disnaker Lumajang Drs. Suharwoko M.Si.

Selain 7 TKI yang meninggal, masih ada 6 TKI lainnya yang mengalami sakit keras selama berada di Malaysia, sehingga pihak keluarga sepakat untuk memulangkan. Namun seluruhnya pulang dengan biaya sendiri.

“Ini yang melaporkan kepada kita. Kita perkirakan masih ada TKI lainnya yang meninggal di Malaysia dan sakit namun tidak melaporkan kepada kita. Jadi jumlah pastinya tidak kita ketahui. Angka tadi yang lapor ke kita,” kata Suharwoko kemudian.

Melalui peristiwa ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja Lumajang Drs. Suharwoko berharap agar masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri, hendaknya menggunakan agency yang resmi, dengan dokumen yang benar, sehingga bila terjadi musibah seperti ini, pemerintah bisa membantu.

“Ini harus menjadi peringatan bagi warga Lumajang yang akan bekerja ke luar negeri. Agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, maka saya sarankan untuk menggunakan jalur yang benar dan resmi,” kata Suharwoko kemudian.

Pewarta : Moch. R. Abdul Fatah
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Lumajang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sumeneptimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sumeneptimes.com | marketing[at]sumeneptimes.com
Top