Kasus DBD di Blitar Tembus 307 Kasus, 5 Orang Meninggal

Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)
Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)

SUMENEPTIMES, BLITAR – Sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Blitar. Kasud DBD terindikasi meningkat awal tahun ini. Dinas Kesehatan Pemkab Blitar mencatat hingga 6 Februari ada 307 kasus DBD di wilayahnya. 

"Hingga saat ini data yang masuk ke kami ada 307 kasus. Data ini kami update setiap 24 jam sekali berdasarkan laporan dari puskesmas di masing-masing kecamatan," kata Kabid Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Krisna Yekti.

Dijelaskannya, selain yang sudah positif DBD, dari data tersebut juga ada beberapa penderita yang sifatnya masih gejala atau masih tahap demam dengue.  "Untuk memastikan penderita masih dalam status demam dengue atau sudah positif DBD.harus melalui pemeriksaan medis lebih lanjut," terangnya.

Dia menambahkan, penderita didominasi anak-anak dengan rentang usia 1 hingga 15 tahun. Bahkan dari lima penderita yang meninggal dunia empat diantaranya berusia di bawah 15 tahun. 

"Untuk penderita anak-anak ada sekitar 51 persen. Kemudian dari lima yang meninggal empat diantaranya juga anak-anak," terangnya.

Sementara itu, berdasarkan data tersebut, ada empat kecamatan di Kabupaten Blitar yang menjadi penyumbang penderita demam berdarah. Di antaranya  Kecamatan Kanigoro, Srengat, Udanawu dan Ponggok. "Ada empat kecamatan yang menjadi penyumbang terbanyak kasus demam berdarah di Kabupaten Blitar. Di antaranya Srengat, Kanigoro, Udanawu dan Ponggok," ungkapnya. 

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]sumeneptimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]sumeneptimes.com | marketing[at]sumeneptimes.com
Top